Anda tinggal mengetikkan url berikut, kemudian masukkan kata kuncinya. Jurnal yang bertuliskan pdf itulah yang gratis… Selamat mencoba.!

URL adalah: http://search3.computer.org/search/results

Bagi temen2 yang punya jurnal IEEE tentang Sistem Toko Buku Online berbasis WAP tolong dong kirim ke emailku (wah_u2@yahoo.co.id).  Terima kasih  banyak.

…………………………………………………………nur wh………………………………………………………….

Ikutilah…Pengajian Rutin

SETIAP HARI SABTU, BA’DA SHUBUH

DI MASJID AL-IKHLAS

KOMPLEK D-FLAT PT. KRAKATAU STEEL

Bersama: Ust. M. Rizal

==================================================

Oleh : Nur Wahyu H.

wah_u2@yahoo.co.id website: http://nurwahyu.web.id

Tidak dilarang mengedit, mengkopi, dan menyeberluaskan. Ilmu itu tidak untuk disembunyikan, tetapi untuk disebarluaskan. Jika telah menguasai gunakan untuk hal yang positif!

 

CorelDraw 12 merupakan salah satu software desain grafis yang sangat terkenal. Berbagai fasilitas untuk mendesain tersedia di sini sehingga memudahkan para penggunanya untuk memanfaatkannya. CorelDraw 12 dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari membuat brosur, membuat pamphlet, surat undangan, majalah, brosur dan cover buku yang menarik.

Supaya dapat membuahkan hasil yang menarik, diperlukan latihan-latihan. Sebagai bahan latihan, akan saya paparkan tips & triks menggunakan coreldraw. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua

  1. Membuka Corel Draw

Klik Start à All Programs à pilih CorelDRAW Graphics Suite 12 à Klik CorelDraw 12.

Cara lain: Klik shortcut di desktop yang bertuliskan CorelDraw 12.

  1. Tampilan Corel Draw

o Menu utama (1) à terdiri dari menu-menu untuk mengoperasikan CorelDraw 12.

o Standar (2) à perintah-perintah pada menu utama

o Property bar (3) à berisi tombol-tombol perintah tambahan.

o Tool box (4) à berisi alat untuk mendesain gambar.

o Ruler (5) à sebagai garis pengukur objek

o Color Pallete (6) à berisi perintah untuk memilih warna objek.

o Pages (7) à sebagai petunjuk halaman yang aktif.

o Lembar kerja (8) à halaman tampilan untuk tempat mendesain objek.


  1. Menyimpan Desain File

Klik menu File à Save à tulis pada filename nama filenya à tekan Save.

  1. Menutup File

Klik menu File à klik Close.

  1. Menutup Program CorelDraw 12

Klik menu File à klik Exit.

  1. Mengatur Ukuran/ Jenis Kertas

Klik menu File à New à klik kotak Paper Type/Size pada property bar pilih jenis kertas yang anda inginkan. Misalkan letter, legal, tabloid dsb.

  1. Mengatur unit satuan

Klik Drawing Unit pada property bar untuk memilih unit satuan yang anda inginkan. Misalkan: inches, millimeters, dsb.

  1. Menampilkan dan mengatur Grid

Klik menu View à Grid à garis grid akan ditampilkan.

Jika anda ingin mengubah garis grid menjadi titik-titik, klik menu View à Grid and Ruler Setup à muncul kotak dialog, pilih Show grid as dots untuk mengubah garis menjadi titik-titik.

  1. Menambah halaman dalam satu file

Klik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 1 à Klik kanan, pilih Insert Page After.

  1. Menghapus halaman dalam satu file

Klik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 2 à Klik kanan, pilih Delete Page Before.

  1. Mengubah nama halaman dalam satu file

Klik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 1 à Klik kanan, pilih Rename.

  1. Membuat objek segi empat

Klik Rectangle Tool pada Tool Box atau tekan F6 à pointer akan berubah menjadi tanda (+) à drag dan drop mouse pada lembar kerja à akan terbentuk persegi panjang.

Jika anda ingin membuat persegi/ bujur sangkar, Langkah sama seperti membuat persegi panjang. Hanya saja pada saat drag tombol kiri mouse sambil tekan Ctrl pada keyboard.

Jika ingin sudut dari segi empat di atas berbentuk melengkung (tidak siku) maka caranya adalah: tekan Pick Tool pada Tool Box à pilih objek segi empat tersebut à Klik Shape Tool (atau tekan F10) à Arahkan pointer pada sudut segi empat lalu drag (geser sedikit) dengan menekan tombol kiri mouse.

  1. Membuat objek lingkaran

Klik Ellipse Tool pada Tool Box atau tekan F7 à pointer akan berubah menjadi tanda (+) à drag dan drop mouse pada lembar kerja à akan terbentuk lingkaran.

Jika anda ingin mengubah lingkaran menjadi variasi yang berbeda, Langkahnya drag lingkaran tersebut à klik Shape Tools pada Tool Box. Jika ingin bentuk pie, drag-lah lingkaran dari dalam. Jika ingin bentuk arc, drag-lah lingkaran dari luar.

  1. Membuat objek polygon

Klik Polygon Tool atau tekan Y à arahkan pointer yang berbentuk (+) ke lembar kerja à tekan tombol kiri mouse geser secara diagonal sambil tekan tombol Ctrl pada keyboard à terbentuklah polygon segi lima.

Untuk menambah atau mengurangi segi tersebut, gunakan fasilitas Number of Point on Polygon à klik segi yang dikehendaki (missal 3) à akan terbentuk segitiga.

Untuk mengubah polygon menjadi bentuk bintang, lakukan langkah berikut. Drag segi lima à tekan shape Tool à arahkan pointer ke objek tersebut di antara dua segi yang berpotongan à tarik kedalam à terbentuk segi lima menjadi bintang.

  1. Membuat objek spiral

Klik ke Polygon Tool à pilih Spiral Tool atau tekan A à pada lembar kerja klik dan geser tombol kiri mouse sambil tekan tombol Ctrl pada keyboard à terbentuklah spiral.

  1. Membuat objek table

Klik polygon Tool à klik Grap Paper Tool atau tekan D à tekan dan geser tombol kiri mouse pada kanvas à terbentuklah table

  1. Menggunakan Freehand Tool

Klik Freehand Tool pada Toolbox à pada kanvas klik tombol kiri mouse à drag kearah yang diinginkan à jika sudah sesuai keinginan, tekan tombol Esc pada keyboard untuk mengakhiri.

Apabila ingin melengkungkan garis, klik Shape Tool à tempatkan pointer pada garis yang ingin dilengkungkan à klik kanan mouse à klik pilihan To Curve.

  1. Menggunakan Bezier Tool

Klik Bazier Tool pada Toolbox à pada kanvas klik satu kali pointer bertanda (+) à pindah ke posisi lain à klik lagi di posisi tersebut à lanjutkan hingga sesuai dengan objek yang diinginkan.

Bila ingin melengkungkan garis dari objek di atas, klik Shape Tool à tempatkan pointer pada garis yang ingin dilengkungkan à klik kanan mouse à klik pilihan To Curve

  1. Menggunakan Dimension Tool

Buatlah sebuah objek, misalkan persegi panjang berukuran 8×8,5 cm à didalamnya buatlah lingkarang berdiameter 8,5 cm à pada Toolbox, klik Dimension Tool à pada Property Bar pilih Horisontal Tool (untuk menjelaskan garis mendatar) dan pilih Vertical Tool (untuk menjelaskan garis vertical) à pada Dimension Style pilih decimal dengan satuan 0 pada Dimension Precission à pada Dimension Unit pilih cm à aktifkan Show units for Dimension à klik tombol Text Position Drop Down à klik pilihan, teks dimensi di bagian tengah garis à Posisikan pointer pada garis yang akan diberi dimensi / keterangan.

  1. Menggunakan 3 Point Curve Tool

Klik 3 Point Curve Tool pada Toolbox à pada kanvas, klik point 1 à drag dan lepaskan pada point 2 àklik di point 3 à terakhir satukan point 2 dengan point 1 dengan pointer.

  1. Menggunakan Smart Drawing Tool

Klik Smart Drawing Tool pada Toolbox à pada Property Bar pada Shape Recognition Level, pilih Medium dan pada Smart Smooting Level, pilih Highest. à pada kanvas, klik point 1, point 2, point3 dan point 4 à Secara otomatis akan terbentuk objek yang simetris.

 

Referensi:

§ 101 Tip & Trik CorelDraw 12 oleh Derry I & Jubilee, Elexmedia Komputindo.

§ CD Tutorial Interactive PROACTIVE.

Membuat Buku Tamu Berbasis Web secara Gampang & Simple

Menggunakan PHP dan MySQL <–download–>

Nur Wahyu H.

http://nurwahyu.web.id

Tidak dilarang mengedit, mengkopi, dan menyeberluaskan. Ilmu itu tidak untuk disembunyikan, tetapi untuk disebarluaskan. Jika telah menguasai gunakan untuk hal yang positif.

Jika anda ingin membuat sebuah website dinamis, anda dapat menambahkan buku tamu ke dalam web anda. Ketika seorang pengunjung ingin memberikan sebuah pesan sederhana yang ingin ia sampaikan, ia dapat dengan mudah menyampaikan pesan-pesannya melalui form buku tamu yang telah anda buat.

Selanjutnya data-data yang telah dikirimkan dari pengunjung akan masuk ke dalam database anda. Untuk selanjutnya anda bisa mengedit data tersebut, menghapus data yang kurang pas untuk ditampilkan dan menampilkan data yang layak untuk ditampilkan.

Perlu anda ketahui bahwa saya menggunakan server AppServ yang mana didalamnya telah berisi php dan mysql. Jadi, anda tidak perlu bingung jika anda menggunakan server yang lainnya. Tinggal anda sesuaikan. Oke.

Langsung sajaLangkah-langkahnya sangat sederhana.

  1. Buatlah database bernama tamu bisa dibuat melalui phpmyadmin. Caranya ketik di browser http://localhost/phpmyadmin. Maka akan tampil seperti ini

Ketik usernamanya dengan nama “root”, passwordnyabismillah”. Ini sekedar contoh dikomputerku.

  1. Selanjutnya buatlah database dengan nama tamu. Ikuti tampilan di bawah ini. Lalu tekan create.

Lalu buat table bernama tamu dengan field sebanyak 4 buah. Setelah itu tekan Save maka secara otomatis akan terbuat table tamu.

  1. Buatlah sebuah file untuk koneksi (penghubung) antara form tamu dengan database beri nama hubung_tamu.php dalam sebuah editor (bisa notepade atau lainnya). Jangan lupa simpan dengan tipe All Files.

//nama file hubung_tamu.php

<?

mysql_connect(localhost”,”root”,”bismillah“);

mysql_select_db(tamu“);

?>

Keterangan:

rootadalah nama user danbismillahadalah password di komputerku. Sesuaikan dengan computer anda.tamu adalah nama database yang saya buat.

  1. Buatlah sebuah form_tamu agar tamu bisa memasukan data melalui form ini.

//nama file: form_tamu.php

<html>

<body>

<h4>FORM UNTUK TAMU </h4><br>

Selamat datang di website kami, silahkan anda isi buku tamu ini.

<br><br>

<form method=post action=masukan_tamu.php>

Nama : <input type=text name=nama><br>

E-mail : <input type=text name=email><br>

Pesan : <textarea name=pesan rows=5 cols=50></textarea><br>

<input type=submit value=Kirim>

</form>

</body>

</html>

  1. Selanjutnya buat file masukan_tamu.php

//nama file masukan_tamu.php

<?

includehubung_tamu.php“;

$masuk=”insert into tamu(nama,email,pesan) values(’$nama’,'$email’,'$pesan‘)”;

$wahyu=mysql_query($masuk);

if ($wahyu)

{header(location:muncul_tamu_admin“);}

else

{echoProses masukan gagal“;}

?>

  1. Langkah berikutnya membuat form untuk menampilkan tamu

//nama file muncul_tamu_user.php

<?

echo “DATA TAMU YANG TELAH TERDAFTAR”;

includehubung_tamu.php“;

$muncul=mysql_query(“select * from tamu order by no desc“);

while($data=mysql_fetch_array($muncul))

{echo “<hr>$data[nama]<br>$data[email]<br>$data[pesan]<br><hr>”;}

?>

  1. Jika kita ingin menampilkan tamu dalam bentuk table, maka kita bisa memodif bentuk kode program di atas menjadi:

//nama file muncul_tamu_tabel.php

<?

Echo “<H4>DATA TAMU YANG TELAH TERDAFTAR</H>”;

Include “hubung_tamu.php“;

$muncul=mysql_query(“select * from tamu order by no desc“);

While($data=mysql_fetch_array($muncul))

{

Echo “<table border=2>”;

Echo “<tr><th>Nama</th><th>E-mail</th><th>Pesan</th></tr>”;

Echo “<tr><td>$data[nama]</td><td>$data[email]</td><td>$data[pesan]</td></tr>”;

$no++;

}

Echo “</table>”;

?>

  1. Untuk membuat form tamu untuk administrator. Ketik perintah berikut ini:

//nama file muncul_tamu_admin.php

<?

echo “<h4>DATA TAMU DALAM ADMINISTRATOR</h4>”;

Include “hubung_tamu.php“;

$muncul=mysql_query(“select * from tamu order by no desc“);

$jumlah=mysql_num_rows($muncul);

Echo “<table border=1 bgcolor=#0feccf>”;

echo “<tr><th>Nama</th> <th>E-mail</th> <th> Pesan </th> <th>Action</th></tr>”;

while($data=mysql_fetch_array($muncul))

{

echo “<tr><td>$data[nama]</td> <td>$data[email]</td> <td>$data[pesan]</td>”;

//buat link untuk edit dan hapus data

echo “<td> <a href=ubah_tamu.php?id=$data[no]>Ubah</a> ||

<a href=hapus_tamu.php?id=$data[no]>Hapus</a></td></tr>”;

}

Echo “</table>”;

Echo “<br>Jumlah tamu yang telah terdaftar ada $jumlah orang.</br>”;

Echo “<a href=form_tamu.php>Form Tamu</a>”;

?>

  1. Membuat form untuk mengedit data

//nama file ubah_tamu

<?

Include “hubung_tamu.php“;

$ubah=”select * from tamu where no=’$id’”;

$wahyu=mysql_query($ubah);

$data=mysql_fetch_array($wahyu);

Echo “<h4>UBAH DATA TAMU</h4>”;

Echo “<form method=post action=terbaru.php>

<input type=hidden name=id value=’$id’>”;

echo “<br>Nama <input type=text name=nama value=’$data[nama]‘>”;

echo “<br>E-mail <input type=text name=email value=’$data[email]‘>”;

echo “<br>Pesan <textarea name=pesan value=’$data[pesan]‘ rows=5 cols=50></textarea><br><input type=submit value=Ubah></form>”;

?>

  1. Membuat form untuk memperbaharui data

//nama file terbaru.php

<?

Include “hubung_tamu.php“;

$baru=”update tamu set nama=’$nama‘, email=’$email’,pesan=’$pesan‘ where no=’$id’”;

$wahyu=mysql_query($baru);

If($wahyu)

{header (”location:muncul_tamu_admin.php“);}

Else

{echoPerbaruan data tamu gagal“;}

?>

  1. Menghapus data yang tamu yang telah ada sebelumnya

//nama file hapus_tamu.php

<?

include”hubung_tamu.php“;

$hapus=”delete from tamu where no=’$id’”;

$wahyu=mysql_query($hapus);

if($hapus)

{header (”location:muncul_tamu_admin“);

}

else

{echoGagal dihapus“;}

?>

  1. Membuat form sebagai mesin pencarian (search engine)

//nama file form_cari.html

<html><body>

<form method=post action=cari_tamu.php>

<h4>MESIN PENCARI TAMU</h4>

Masukkan nama tamu <input type=text name=nama>

<Input type=submit value=CARI>

</form>

</body>

</html>

  1. Membuat kode php untuk pencarian

//nama file cari_tamu.php

<?

echo “<h4>HASIL PENCARIAN</h4>”;

includehubung_tamu.php“;

$cari=mysql_query(“select * from tamu where nama like ‘%$nama%’”);

//Hitung jumlah data yang ditemukan

$jumlah=mysql_num_rows($cari);

if ($jumlah>0)

{

echoTamu yang bernama ‘$namaada : ‘$jumlahorang<br>”;

echo “<table border=1 bgcolor=#f0fff0 cellpadding=2 cellspacing=4><tr><th>Nama</th><th>Email</th><th>Pesan</th></tr>”;

while($data=mysql_fetch_array($cari))

{

echo “<tr><Td>$data[nama]</td>”;

echo “<Td>$data[email]</td>”;

echo “<Td>$data[pesan]</td></tr>”;

}

echo “</table>”;

}

else

{

echoTamu dengan nama ‘$namatidak ada“;

}

?>

Selamat Mencoba semoga sukses……….!

Untuk kritik dan saran bisa kirimkan ke wah_u2@yahoo.co.id

**************************************************************************************************************************

Referensi:

- Buku Sakti menjadi Programmer Sejati PHP

- Internet, dll.

Oleh Muhammad Abdurrahman Al Khumayyis
Ahad, 11 Mei 2003, 20:52:45 WIB 6562 klik Send this story to a friend Printable Version
 
 
Pembaca, Biarpun dunia telah memasuki zaman millennium, yang kata orang sebagai zaman serba canggih dengan segala perangkatnya. Ternyata tidak sedikit orang yang terjebak dan mempercayai permainan omong kosong apa yang disebut dengan nama ‘dukun’. Ada yang menyebutnya dengan istilah ‘orang pintar’, paranormal maupun tukang ramal nasib. Yang dipercayai dapat mengetahui nasib seseorang atau perihal ghaib lainnya. Bukankah hal itu tidak lebih sebagai tipu daya belaka terhadap pasien atau orang-orang yang bertanya dan mempercayai kepadanya. Lantas, bagaimanakah sang dukun mengetahui hal yang ghaib? Apakah hal-hal ghaib bisa dipelajari? 

Pembaca,

Insya Allah ringkasan berikut, dapat menjadi pengetahuan dan pedoman kita meluruskan aqidah secara benar. Kami nukilkan dari majalah Al Ashalah Edisi Dzulhijjah 1416 H, artikel yang berjudul ‘Ilmul Ghaib Wa Ahwal Kuhanah Wal ‘Arafin, Ditulis Oleh : Muhammad Abdurrahman Al Khumayyis. Juga kami sertakan ulasan singkat Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, yang dinukil dari Majmu’ Fatawa, Jilid 1 hal. 67. Semoga bermafaat. (Redaksi).

—————————————————————————————————————

BENARKAH DUKUN MENGETAHUI PERKARA GHAIB?

Alhamdulillah, ash shalatu wassalamu ‘ala Rasulillah wa ba’du;

Sesungguhnya pengetahuan terhadap perkara ghaib termasuk hal yang menjadi rahasia Allah.Termasuk sifat Allah paling khusus, yang tidak ada seorang makhlukpun dapat menyamaiNya. Sebagaimana firmanNya,

وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لاَيَعْلَمُهَآ إِلاَّ هُوَ وَيَعْلَمُ مَافِي الْبَرِّوَالْبَحْرِ وَمَا تَسْقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلاَّ يَعْلَمُهَا وَلاَحَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ اْلأَرْضِ وَلاَرَطْبٍ وَلاَيَابِسٍ إِلاَّ فِي كِتَابٍ مًّبِينٍ

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh) (QS Al An’am : 59).

Dan firmanNya,

عَالِمَ الْغَيْبِ فَلاَ يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا . إِلاَّمَنِ ارْتَضَى مِن رَّسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا

(Dia adalah Rabb) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu, kecuali kepada rasul yang diridhaiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. (QS Al Jin : 26,27).

Barangsiapa berkeyakinan, bahwa dirinya atau orang lain boleh menguasai perkara ghaib, berarti ia telah kafir. Karena perkara ini termasuk perkara yang tidak pernah diberitakan  kepada siapapun oleh Allah; tidak kepada para malaikat yang dekat dan tidak juga kepada para rasul yang diutus.

Namun sangat disayangkan, banyak diantara orang awam di sebagian negara-negara Islam yang masih percaya kepada cerita-cerita khurafat dan cerita-cerita syirik orang-orang jahiliyah. Misalnya keyakinan, bahwa ada sebagian orang yang dapat mengetahui perkara ghaib. Seperti : dukun, tukang tenung atau yang sejenisnya. Kenyataan ini bisa didapati pada banyak negara Islam. Ini adalah kekeliruan yang sangat berbahaya dalam aqidah, karena merupakan perbuatan menyekutukan Allah dengan selainNya dalam hal yang menjadi kekhususan Allah, yaitu mengetahui perkara ghaib.

Dalam sebuah hadits,

مَنْ أَتَى كَاهِنًا أَوْ عَرَّافًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Barangsiapa yang mendatangi tukang tenung atau dukun, lalu ia percaya dengan apa yang dikatakan dukun atau tukang tenung itu, berarti ia telah kafir dengan apa yang telah diturunkan kepada Muhammad.(HR. Imam Ahmad)

Dukun-dukun itu telah banyak merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat. Masyarakat telah mengeluarkan banyak harta demi mendapatkan ilmu ghaib menurut sangkaan mereka- dan terkadang sang dukun memberitahukan kepada mereka beberapa perkara, sebagiannya (kebetulan-pent) benar dan sebagiannya lagi bohong. Bahkan sebagian besar adalah bohong. Sehingga terbaliklah tolok ukur kehidupannya, yaitu banyak orang mengatur hidup mereka berdasarkan saran-saran yang disampaikan oleh sang pendusta yang mengaku mengetahui perkara ghaib.

Allah berfirman kepada NabiNya,

قُل لآَّأَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلاَ ضَرًّا إِلاَّ مَاشَآءَ اللهُ وَلَوْ كُنتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَامَسَّنِيَ السُّوءُ إِنْ أَنَا إِلاَّ نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Katakanlah,”Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman.(QS Al A’raf : 188).

Jika Nabi saja tidak mengetahui perkara ghaib, bahkan dengan terus terang beliau menafikan hal itu atas dirinya, maka orang selain beliau pasti tidak lebih tahu. Karena Beliau n lebih berhak daripada mereka. Beliau adalah anak keturunan Adam yang paling afdhal secara mutlak. Ketika ada nash yang  menyatakan, bahwa beliau tidak mengetahui perkara ghaib, maka selain beliau pasti lebih tidak tahu lagi.

Tergelincirnya banyak orang ke dalam kesalahan berbahaya ini, disebabkan oleh beberapa berita yang mereka lihat ‘benar’, yang berasal dari para pendusta itu. Sehingga keyakinan mereka semakin kuat, dan selanjutnya mempercayai cerita-cerita sang dukun berikutnya.

Begitulah pintu kedustaan dan dajjal menjadi semakin terbuka. Para pendusta inipun menjelma menjadi wali-wali Allah (menurut dugaan mereka). Orang-orang awam (bodoh) itu  melupakan banyak hal. Diantaranya :

- Bahwa pengetahuan tentang perkara ghaib, termasuk perkara yang hanya diketahui oleh Allah. Bahkan sebagian pemberitaan para nabi terhadap perkara ghaib, semua itu hanyalah berdasarkan apa yang Allah beritakan kepada mereka dan bukan karena usaha mereka sendiri. Sebagaimana firman Allah,

عَالِمَ الْغَيْبِ فَلاَ يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا . إِلاَّمَنِ ارْتَضَى مِن رَّسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا

(Dia adalah Rabb) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhaiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. (QS Al Jin : 26,27).

- Bahwa kebanyakan orang yang mengaku mengetahui perkara ghaib bukanlah orang baik-baik dan bertakwa. Bahkan ada diantara mereka yang fajir (penjahat) lagi zindiq. Mereka berkubang dalam banyak perbuatan yang diharamkan seperti berkhalwat (berdua-duaan) dengan wanita yang halal dinikah, mengkonsumsi makanan haram dan lain-lain. Kenyataan ini menunjukkan, bahwa kabar-kabar tentang sebagian perkara ghaib kadang bersumber dari orang yang tidak shalih, bahkan non muslim. Bagaimana mungkin mereka ini bisa menjadi wali-wali Allah?

- Seandainya mengetahui hal yang ghaib itu merupakan buah dari keimanan yang benar, tentunya orang yang paling berhak ialah Rasulullah . Padahal Beliau telah menafikan hal itu terhadap diri beliau.

- Seandainya orang-orang ini benar dalam pengakuannya, yaitu mengetahui perkara ghaib, tentu mereka akan menghindarkan diri dari bencana-bencana atau kejahatan yang terkadang menimpa mereka.

Adapun mengenai jalan yang ditempuh oleh para pendusta ini -sehingga bisa memberitakan sebagian perkara ghaib- yaitu sebagai berikut :

- Sebagian mereka mempunyai hubungan dengan jin. Jin-jin ini menyampaikan kepada si dukun sebagian berita benar yang dicuri oleh sang jin. Kemudian sang dukun ini membuat seratus kedustaan. Sebagaimana dalam sebuah hadits,

قَالَتْ عَائِشَةُ زَوْجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلَ أُنَاسٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْكُهَّانِ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسُوا بِشَيْءٍ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُمْ يُحَدِّثُونَ أَحْيَانًا بِالشَّيْءِ يَكُونُ حَقًّا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِلْكَ الْكَلِمَةُ مِنَ الْحَقِّ يَخْطَفُهَا الْجِنِّيُّ فَيُقِرُّهَا فِي أُذُنِ وَلِيِّهِ فَيَخْلِطُونَ فِيهَا مِائَةَ كَذْبَةٍ

Aisyah istri Nabi berkata, Ada sekelompok orang yang bertanya kepada Rasulullah masalah tukang dukun, Beliau menjawab,Mereka tidak ada apa-apanya. Orang-orang itu berkata, Wahai Rasulullah, terkadang mereka membicarakan sesuatu yang benar. Maka Rasulullah n menjawab, Itulah sebuah kalimat kebenaran yang dicuri oleh jin, lalu disampaikan kepada telinga walinya, lalu wali-wali jin ini mencampurinya dengan seratus kedustaan.

- Sebagian orang terkadang memiliki firasat atau kemampuan untuk membaca apa yang sedang bergejolak dalam hati seseorang yang sedang berada di depannya. Lalu, ia memberitahukan sebagian saja sehingga ia menjadi kagum dan mengira, bahwa si penebak tadi seorang wali. Padahal kemampuan seperti ini bisa didapatkan dan dimiliki oleh orang-orang kafir di negeri-negeri mereka. Bisa juga dimiliki oleh sebagian psikolog atau selain mereka.

- Sebagian dukun itu juga meminta bantuan kepada pembantu-pembantunya yang menyelinap di tengah masyarakat. Sehingga bisa mengetahui nama seseorang atau sedikit tentang riwayat hidupnya, atau sesuatu yang ingin diketahuinya.

Jika sudah tahu, ia lalu menyampaikan berita tersebut kepada ‘sang dajjal’ (dalam hal ini dukun). Dengan modal berita, sang dukun menghadapi orang-orang yang tidak tahu, sehingga dianggapnya mengetahui semua perkara yang telah lewat. Karena itu, semua ucapannya tentang apa-apa yang akan datang dan masalah ghaibiyah menjadi bisa di terima.

Sebagai penutup. Saya ingatkan kepada kaum muslimin, agar jangan merusak agamanya, akidahnya, dunianya dan akhiratnya dengan  mendatangi dukun atau tukang tenung, meminta pendapat mereka maupun mempercayai mereka. Semua itu merupakan kekufuran.

Mereka wajib bertaubat kepada Allah dari perbuatan tersebut, jika mereka sudah terlanjur tergelincir dalam perbuatan seperti itu.

Mereka wajib mengoreksi kembali akidahnya. Mengetahui hal-hal yang bisa memperbaiki dan hal yang bisa merusak. Ini merupakan kewajiban yang paling mendasar. Wallahu min wara’ al qhasd

HUKUM ORANG YANG MENGAKU MENGETAHUI PERKARA GHAIB

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin pernah ditanya tentang hukum orang yang mengaku mengetahui perkara ghaib. Maka, beliau menjawab sebagai berikut.

Orang yang  mengaku mengetahui perkara ghaib, berarti ia telah kafir. Sebab, ia telah mendustakan Allah . Allah berfirman,

قُل لاَّيَعْلَمُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ الْغَيْبَ إِلاَّ اللهُ وَمَايَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

Katakanlah,”Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan. (QS An Naml : 65).

Apabila Allah telah menyuruh NabiNya; Muhammad untuk mengumumkan kepada khalayak, bahwa tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara ghaib, kecuali Allah; maka orang yang mengaku mengetahuinya, berarti ia telah mendustkan Allah. Kita katakan kepada orang-orang ini, Bagaimana mungkin kalian mengetahui yang ghaib, padahal Nabi n tidak mengetahuinya? Apakah kalian lebih mulia, ataukah Rasulullah? Jika mereka menjawab, Kami lebih mulia, berarti mereka telah kafir akibat dari perkataannya ini. Jika mereka menjawab, Dia lebih mulia, maka kita katakan, Kenapa dia tidak mengetahui yang ghaib, sedangkan kalian bisa mengetahuinya? Padahal Allah berfirman,

عَالِمَ الْغَيْبِ فَلاَ يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا . إِلاَّمَنِ ارْتَضَى مِن رَّسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا

(Dia adalah Rabb) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhaiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. (QS Al Jin : 26,27).

Inilah ayat kedua yang menunjukkan kekufuran orang-orang yang mengaku mengetahui perkara ghaib. Padahal Allah k telah memerintahkan NabiNya; Muhammad untuk menngumumkan kepada khalayak dengan firmanNya,

قُل لآأَقُولُ لَكُمْ عِندِى خَزَآئِنُ اللهِ وَلآأَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلآأَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ إِنْ أَتَّبِعُ إِلاَّ مَايُوحَى إِلَيَّ

Katakanlah,Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu, bahwa aku ini Malaikat. Aku tidak mengikuti, kecuali apa yang telah diwahyukan kepadaku. (QS Al An’am : 50).

[Sumber : Majalah As-Sunnah Edisi 10/Tahun VI/1423H/2003M]

Nur Wahyu H.

  • Anda bisa membuat media player cantik dengan menggunakan dephi. Silahkan download artikel ini. Semoga bermanfaat

klik disini

Bagi anda yang ingin belajar berbagai macam bahasa pemograman, anda sekarang tidak perlu lagi untuk kesusahan dalam mencari kode2 program. Anda akan mendapat kan kode2 program untuk bahasa c/c++, php. vb, delphi dlll banyaaakk banget… Link saja ke planet-source-code.com.

Contoh tampilannya…

Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

DEFINISI SYIRIK

Syirik yaitu menyamakan selain Allah dengan Allah dalam Rububiyyah dan Uluhiyyah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Umumnya menyekutukan dalam Uluhiyyah Allah, yaitu hal-hal yang merupakan kekhususan bagi Allah, seperti berdo’a kepada selain Allah disamping berdo’a kepada Allah, atau memalingkan suatu bentuk ibadah seperti menyembelih (kurban), bernadzar, berdo’a dan sebagainya kepada selainNya.

Karena itu, barangsiapa menyembah selain Allah berarti ia meletakkan ibadah tidak pada tempatnya dan memberikannya kepada yang tidak berhak, dan itu merupakan kezhaliman yang paling besar.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Sesungguhnya menyekutukan (Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar”[ Luqman: 13]

Allah tidak akan mengampuni orang yang berbuat syirik kepadaNya, jika ia meninggal dunia dalam kemusyrikannya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar”.[An-Nisaa': 48]

Surga-pun Diharamkan Atas Orang Musyrik.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan Surga kepadanya, dan tempatnya ialah Neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zhalim itu seorang penolong pun”[ Al-Maa'idah: 72]

Syirik Menghapuskan Pahala Segala Amal Kebaikan.
Allah Azza wa Jalla berfirman.

“Artinya : Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan”[Al-An'aam: 88]

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Artinya : Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (Nabi-Nabi) sebelummu: “Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapus amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi”[Az-Zumar: 65]

Orang Musyrik Itu Halal Darah Dan Hartanya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : …Maka bunuhlah orang-orang musyirikin dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian…”[At-Taubah: 5]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq melainkan Allah dan bahwa Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, dan membayar zakat. Jika mereka telah melakukan hal tersebut, maka darah dan harta mereka aku lindungi kecuali dengan hak Islam dan hisab mereka ada pada Allah Azza wa jalla”[2]

Syirik adalah dosa besar yang paling besar, kezhaliman yang paling zhalim dan kemungkaran yang paling mungkar.

JENIS-JENIS SYIRIK

Syirik Ada Dua Jenis : Syirik Besar dan Syirik Kecil.

[1]. Syirik Besar
Syirik besar bisa mengeluarkan pelakunya dari agama Islam dan menjadikannya kekal di dalam Neraka, jika ia meninggal dunia dan belum bertaubat daripadanya.

Syirik besar adalah memalingkan sesuatu bentuk ibadah kepada selain Allah, seperti berdo’a kepada selain Allah atau mendekatkan diri kepadanya dengan penyembelihan kurban atau nadzar untuk selain Allah, baik untuk kuburan, jin atau syaitan, atau mengharap sesuatu selain Allah, yang tidak kuasa memberikan manfaat maupun mudharat.

Syirik Besar Itu Ada Empat Macam.

[a]. Syirik Do’a, yaitu di samping dia berdo’a kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, ia juga berdo’a kepada selainNya. [3]

[b]. Syirik Niat, Keinginan dan Tujuan, yaitu ia menunjukkan suatu ibadah untuk selain Allah Subhanahu wa Ta’ala [4]

[c]. Syirik Ketaatan, yaitu mentaati kepada selain Allah dalam hal maksiyat kepada Allah [5]

[d]. Syirik Mahabbah (Kecintaan), yaitu menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal kecintaan. [6]

[2]. Syirik Kecil
Syirik kecil tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama Islam, tetapi ia mengurangi tauhid dan merupakan wasilah (perantara) kepada syirik besar.

Syirik Kecil Ada Dua Macam.

[a]. Syirik Zhahir (Nyata), yaitu syirik kecil yang dalam bentuk ucapan dan perbuatan. Dalam bentuk ucapan misalnya, bersumpah dengan nama selain Allah.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Barangsiapa bersumpah dengan nama selain Allah, maka ia telah berbuat kufur atau syirik”[7]

Qutailah Radhiyallahuma menuturkan bahwa ada seorang Yahudi yang datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan berkata: “Sesungguhnya kamu sekalian melakukan perbuatan syirik. Kamu mengucapkan: “Atas kehendak Allah dan kehendakmu” dan mengucapkan: “Demi Ka’bah”. Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan para Shahabat apabila hendak bersumpah supaya mengucapkan, “Demi Allah Pemilik Ka’bah” dan mengucapkan: “Atas kehendak Allah kemudian atas kehendakmu”[8]

Syirik dalam bentuk ucapan, yaitu perkataan.
“Kalau bukan karena kehendak Allah dan kehendak fulan”
Ucapan tersebut salah, dan yang benar adalah.
“Kalau bukan karena kehendak Allah, kemudian karena kehendak si fulan”

Kata (kemudian) menunjukkan tertib berurutan, yang berarti menjadikan kehendak hamba mengikuti kehendak Allah.[9]

[b]. Syirik Khafi (Tersembunyi), yaitu syirik dalam hal keinginan dan niat, seperti riya’ (ingin dipuji orang) dan sum’ah (ingin didengar orang) dan lainnya.

Rasulullah Shallallahu ¡¥alaihi wa sallam bersabda.

“Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik kecil. “Mereka (para Shahabat) bertanya: “Apakah syirik kecil itu, ya Rasulullah?” .Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Yaitu riya’”[10]

[Disalin dari kitab Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Oleh Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa, Po Box 264 Bogor 16001, Cetakan Pertama Jumadil Akhir 1425H/Agustus 2004M]
_________
Foote Note
[1]. Lihat ‘Aqiidatut Tauhiid (hal. 74-80) oleh Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan.
[2]. HR. Al-Bukhari (no. 25) dan Muslim (no. 22), dari Shahabat Ibnu ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma.
[3]. Lihat QS. Al-Ankabut: 65.
[4]. Lihat QS. Huud: 15-16.
[5]. Lihat QS. At-Taubah: 31.
[6]. Lihat QS. Al-Baqarah: 165.
[7]. HR. At-Tirmidzi (no. 1535) dan al-Hakim (I/18, IV/297), Ahmad (II/34, 69, 86) dari ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma. Al-Hakim berkata: “Hadits ini shahih menurut syarat al-Bukhari dan Muslim.” Dan disepakati oleh adz-Dzahabi.
[8]. Lihat HR. An-Nasa’i (VII/6) dan Amalul Yaum wal Lailah no. 992, al-Hafizh Ibnu Hajar Rahimahullah berkata dalam al-Ishaabah (IV/389): ‘Hadits ini shahih, dari Qutailah Radhiyallahu ‘anhuma, wanita dari Juhainah Radhiyallahu anha. Lihat Fat-hul Majiid Syarh Kitabit Tauhid (bab 41 dan 43), lihat juga di Silsilah al-Ahaadits as-Shahiihah (no. 2042).
[9]. Sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla dalam surat at-Takwir: 29.
[10].HR. Ahmad (V/428-429) dari Shahabat Mahmud bin Labid Radhiyallahu ‘anhu. Berkata Imam al-Haitsami di dalam Majma’uz Zawaa’ij (I/102): “Rawi-rawinya shahih”. Dan diriwayatkan juga oleh ath-Thabrani dalam Mu’jamul Kabiir (no. 4301), dari Shahabat Rafi¡’ bin Khadiij Radhiyallahu ‘anhu. Imam al-Haitsami dalam Majma’uz Zawaa-ij (X/222) berkata: “Rawi-rawinya shahih” Dan hadits ini dihasankan oleh Ibnu Hajar al-Atsqalani dalam Bulughul Maram. Dishahihkan juga oleh Syaikh Ahmad Muham-mad Syakir dalam tahqiq Musnad Imam Ahmad (no. 23521 dan 23526).

     

1.sumber ‘aqidah adalah Kitabullah (Al-Qur’an), Sunnah Rasulullah Sollallohu ‘alaihi wasallam yang shahih dan Ijma’ Salafush Shalih

2.Setiap Sunnah yang shahih yang berasal dari Rasulullah Sollallohu ‘alaihi wasallam wajib diterima, walaupun sifatnya ahad (Hadits yang tidak mencapai derajat mutawatir) . Allah subhanahu wata’ala berfirman : “Dan apa-apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah dia. dan apa-apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah” [QS. Al-Hasyr :7]

3.Yang menjadi rujukan dalam memahami Al-Qur’an dan As-sunnah adalah nash-nash (teks Al-Qur’an maupun Hadits) yang menjelaskannya, pemahaman salafush shalih dan para imam yang mengikuti jejak mereka, serta dilihat arti yang benar dari bahasa arab.

4.prinsip-prinsip utama dalam agama (Ushuluddin), semua telah dijelaskan oleh Rasulullah Sollallohu ‘alaihi wasallam. Allah subhanahu wata’ala berfirman : “Pada hari ini telah kusempurnakan untukmu agamaku, dan telah kucukupkan kepadamu nikmatku, dan telah kuridhoi Islam menjadi agama bagimu” [QS.Al-Maidah:3]
Rasulullah Sollallohu ‘alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa yang mengada-ada dalam urusan (agama) kami ini, sesuatu yang bukan bagian darinya, maka amalannya tertolak” [HR.Bukhari (no.2697) dan Muslim (no.1718) dari 'Aisyah Rodiallahu'anhu]

5.berserah diri (Taslim), patuh dan taat hanya kepada Allah Subhanahu wata ‘ala dan Rasulnya, secara lahir bathin. tidak menolak sesuatu dari Al-Qur’an dan Sunnah yang shahih, baik menolaknya dengan qiyas, perasaan, kasyf, ucapan syaikh, atau pendapat imam2 dan lainya.

6. dalil ‘aqli (akal) yang benar akan sesuai dengan dalil naqli/ nash yang shahih. sesuatu yang qath’i (pasti) dari kedua dalil tersebut tidak akan bertentangan selamanya. apabila sepertinya ada pertentangan diantara keduanya, maka dalil naqli harus didahulukan.

7.Rasulullah Sollallohu ‘alaihi wasallam adalah ma’shum dan para sahabat rodiallahu ‘anhu secara keseluruhan dijauhkan Allah dari kesepakatan di atas kesesatan.Namun secara individu dari para sahabat tidak ma’shum.

8.bertengkar dalam masalah agama adalah tercela, tetapi mujadalah (berbantahan) dengan cara yang baik itu masyru’ah (disyariatkan), dalam hal yang telah jelas (ada dalil dan keterangannya dalam Al-Qur’an dan As-sunnah). Rasulullah Sollallohu ‘alaihi wasallam bersabda : “tidaklah sesat suatu kaum setelah Allah memberikan petunjuk atas mereka kecuali mereka berbantah-bantahan kemudian membacakan ayat: ‘… mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja…”(QS.Az-Zukhruf :58)”[HR.At-Tirmidzi (no.3250) hadits hasan]

9.kaum muslimin wajib senantiasa mengikuti manhaj (metode) Al-Qur’an dan As-Sunnah dalam menolak sesuatu, dalam hal ‘Aqidah dan dalam menjelaskan sesuatu masalah.

10.setiap perkara baru yang tidak ada sebelumnya didalam agama adalah bid’ah. setiap bid’ah adalah kesesatan dan setiap kesesatan tempatnya di neraka. Rasulullah Sollallohu ‘alaihi wasallam bersabada : “setiap bid’ah adalah kesesatan dan setiap kesesatan tempatnya di NEraka” [HR. An-Nasai (III/189) dari Jabir rodiallahu ‘anhu dengan sanad shahih)

sumber : kitab “syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah” penulis : Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas

Oleh
Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsary

Golongan yang bermacam-macam dalam masyarakat mana pun, karena di sana banyak terdapat problem sosial, yang sisi pandangnya saling berbeda dan pendapatnya saling bertentangan, sehingga tidak bisa saling bertemu pada satu titik yang bisa memuaskan semua pihak. Bahkan lebih dari itu, apa yang dianggap baik oleh satu golongan, dianggap buruk oleh golongan yang lain, dan apa yang dilihat sebagai suatu kebahagiaan oleh satu golongan, dianggap sebagai penderitaan oleh golongan lain.

Sudah sama-sama dimaklumi, semua ini bukan masalah remeh dan kasus yang melintas sejenak, seperti anggapan sabagian orang atau kelompok-kelompok tertentu. Tetapi ini merupakan masalah besar yang terpampang di hadapan masyarakat, yang tidak bisa diremehkan dan dilewatkan begitu saja. Fenomena ini harus memperoleh perhatian dan harus ditindaklanjuti sampai tuntas.

Terlepas dari istilah-istilah Islam yang tepat tentang masalah ini, dapat kami katakan, “Keanekaragaman golongan ini, boleh jadi didasarkan kepada perselisihan dalam masalah akidah serta rukun-rukunnya, dan boleh jadi karena berkisar pada masalah syariat serta hukum, dan boleh jadi karena berkisar pada masalah manhaj dan tingkah laku.”

Siapa yang mempunyai pendalaman tentang tabiat Islam tentu mengetahui bahwa Islam tidak membawa perselisihan dalam satu masalah pun dari berbagai sector kehidupan. Dan, perselisihan dalam berbagai sektor itu sepanjang perjalanan sejarah Islam hanya menghasilkan buah-buah yang busuk, menyeret kepada perpecahan umat, kejatuhannya ke jurang kehinaan dam memberikan kesempatan kepada musuh-musuh Islam untuk mempermainkan kehormatannya, lalu mereka pun menyedot kekayaan negara Islam sekendak hatinya.

Perselisihan dalam berbagai sektor itu tidak pernah dibawa Islam, karena Islam adalah agama yang sempurna dan menyeluruh, tidak meninggalkan satu sisi kehidupan pun melainkan sudah ada petunjuknya yang tuntas. Maka dari itu mestinya orang-orang Muslim tidak perlu saling berbenturan dalam pikiran dan pendapatnya. [1]

Islam yang agung datang kepada kita sambil membawa kebaikan di dunia dan akhirat, tak seorang yang membutuhkan selain Islam. Lalu bagaimana ada anggapan bahwa syariat yang sudah lengkap dan sempurna ini, yang tidak pernah ada satu syariat pun di dunia ini yang lebih lengkap darinya, masih kurang, sehingga ia membutuhkan sistem politik dari luar untuk melengkapinya, atau memerlukan qiyas, hakikat atau pun logika lain di luar syariat itu? [2]

Siapa yang beranggapan seperti itu sama dengan orang-orang yang menganggap perlu adanya rasul baru sesudah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Sebab terjadinya hal ini, kerena ketidaktahuan orang yang beranggapan seperti itu tentang apa yang dibawa Islam dan minimnya pemahaman, sebagaimana yang dianugerahkan Allah kepada shahabat-shahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, yang mencukupkan diri kepada apa yang dibawa beliau dan mereka sama sekali tidak membutuhkan hal-hal lain di luar Islam. Maka tidak heran jika mereka bisa menguak hati manusia dan menaklukan berbagai wilayah.

Maka waspadalah dalam menghadapi berbagai golongan dan kelompok yang menyebar di sekitarmu, yang eksistensinya hanya menimbulkan keburukan. Golongan-golongan itu bisa diibaratkan aliran air yang deras, menghimpun air dalam keadaan kotor, lalu mengalirkannya dalam keadaan lebih kotor lagi. Yang bisa menyelamatkan dari golongan-golongan ini hanyalah mereka yang mendapat limpahan rahmat dari Allah, yaitu mereka yang berbuat dan bersikap seperti apa yang diperbuat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan para shahabatnya. [3]

Jadi apakah pengertian golongan itu?

Bagaimana halnya kata hizb (golongan) yang seringkali dipergunakan dalam Al Qur’an?

Apakah pengaruh eksistensi golongan-golongan tersebut terhadap jiwa?

[Disalin dari buku Ad-Da'wah ilallah Bainat-tajammu'l-hizby Wat-Ta'awunisy-Syar'y, Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsary. Edisi Indonesia: Menggugat Keberadaan Jama'ah-Jama'ah Islam. Penerjemah: Kathur Suhardi, Penerbit: Pustaka Al-Kautsar. Cet.Pertama, September 1994; hal.53-55]
_________
Foote Note
[1]. Al-Ahzabus Siyasiah fil Islam, Syaikh Shafy Ar-Rahman Al-Mubarakfury, hal.19-20
[2]. Di antara gambarannya, ada anggapan bahwa syariat Islam tidak mencakup urursan politik, sebagaimana dijelaskan Ibnul Jauzy di dalam Talbisu Iblis, hal.481
[3]. Hilyatul Thalibil Ilmi, Ibnul Qayyim, 4/376

Next Page »